Langkah-langkah membuat Karta Pobytu (2)

Apa syarat membuat Karta Pobytu?

Bagaimana prosedurnya?

Langkah-langkahnya :

Pendaftaran online. Daftarlah online ke website https://mazowieckie.pl/pl/dla-klienta/cudzoziemcy/zezwolenia-na-pobyt/dokumenty-wydawane-cud/karta-pobytu. Pilih student (kalau anda mahasiswa/worker kalau anda bekerja), pilih tanggal berapa anda akan mengumpulkan berkas tanggal dan jamnya. Kemudian anda akan mendapatkan nomor. harap print nomor itu 1 kali dan dibawa waktu pengumpulan berkas.

Siapkan Berkas. Ada beberapa berkas yang perlu dipersiapkan, diantaranya :

  1. Formulir aplikasi. Downloan di halaman website di atas. Cari formulir ter-update. print rangkap 2. Nah dalam mengisi formulir ini menggunakan bahasa polish. misal nama negara Indonesia berubah jadi Indonezyjska, warna mata coklat dalam bahasa Poland brazowy.  Nah, bila anda agak kesulitan mengisi beberapa item, tidak masalah, kosongkan saja dulu. Nanti petugasnya akan sangata membantu. mereka juga bisa bahasa inggris :).
  2. Copy Paspor dan ID Card. Fotocopy pasport dari halaman depan (identitas) dan yang ada stempelnya serta halaman terakhir yang ada tandatangan. Semua yang ada stempel visa tetap di copy.  Untuk ID Card yang saya maksud Student Card. Di print bolak balik. Dibelakang ada hologram yang menerangkan tanggal registrasi kartu.
  3. Surat dari kampus. Surat keteragan dari kampus yang menerangkan anda mahasiswa dikampus tersebut dan akan lulus pada tahun sekian. Jikalau bisa ditulis juga anda adalah awardee beasiswa tertentu yang fully funded.
  4. Surat keterangan sponsorship. Surat keterangan sponsorship juga dicopy misalnya anda mendapatkan beasiswa yang fully funded dari lembaga tertentu. Kalo saya letter of guarantee (LOG) dari Beasiswa NTB yang memberikan beasiswa pada saya.
  5. Bank Statement. Semacam surat keteragan dari bank bukti nada memiliki tabungan dalam jumlah tertentu yang bisa memenuhi biaya hidup anda. Beberapa kawan bilang, kalau punya LOG bisa juga dipakai. Tapi saya tetap buat untuk aman saja.
  6. Asuransi. Print out asuransi yang ada punya. Dan bukti pembayaran asuransi yang sudah anda lakukan. minimal 3 buan.
  7. Pas Foto. Pas foto 4 rangkap, ukuran 3,5 x, 4,5 (standar Visa/Karta Pobytu). Backgroun Putih. Wajah terlihat 80%. BIsa cek contoh foro di website karta pobytunya.
  8. Bukti Pembayaran Karta Pobytu. Bukti pembayar Karta Pobytu 340 Zlty. Bisa dilakukan online melalui e banking anda. buktinya di print.

apabila semua berkas lengkap, anda bisa langsung membawa ke kantor tempat pembuatan karta pobytu tersebut di jadwal yang anda pilih sebelumnya. Jika ternyata ada berkas yang kurang, anda bisa mengumpulkan berkas yang kurang lengkap berikutnya.

Setelah mengumpulkan berkas, pastikan paspor asli anda mendapatkan stempel sebagai bukti sudah membuat karta pobytu. incase visa anda habis sebelum karta pobytu jadi.

Nanti Karta pobytu akan di kirim ke alamat yang anda tuliskan.

Semoga bermanfaat.

 

Salam

Bu Ega

Email : meganisfa@gmail.com

IG       : @ganisfa

FB      : Mega Nisfa Makhroja

YT. info karta pobytu : https://www.youtube.com/watch?v=y8DuTCDeilM&t=49s

 

What I’ve Learned in 2018

 

IMG20161015110045

Acceptance

Accept your self. Sometimes its really easy to accept someone mistake, but we can not accept ours. That happened to me. I thought already done by my self, but I was not. I blame my self with my own mistakes and got depressed about that. Then, I understand. No need to be perfect, as long as you are your self and do your best.

 

Do not Expect too much

I expected too much and I disappointed much more. When I really want to go to Australia at that time, I have 90% confidence to be there. I failed. When I am not expecting about something, I got more than I want.

 

Thankful

God always gives the best thing we need, not the most thing we want. If we thankful for a single thing, Everything will bring us to happiness

 

There is no Growth in Comfort Zone

I learn and try the best of me. Something new, even I do not really like. I train my self to make positives vibes. Every single thing is blissful. I just straightforward and something good will happen.

 

Thank you to my one and only partner in life (insyaAllah till Jannah) @hirzurrahman. I do not what the good thing I am done then Allah give you into me. I can describe how thankful I am to have you in my life. My dearest son, Gaiz Alwafa and 2nd one baby. I hope next year I can be a better mom for you both. And all of us can reunite together in Europe. Miss you All.

 

 

Apa itu Karta Pobytu (Residence Permit) di Polandia?

old ownKarta Pobytu mungkin masih asing di telinga beberapa orang. Karta Pobytu adalah ijin tinggal di Poandia (Semacam KTP Domisili). Apa bedanya dengan visa?

  1. Karta Pobytu di urus di Polandia, kalau Visa harus anda urus di negara anda berasal (sebelum anda terbang ke Polandia)
  2. Lama waktu ijin tinggal menggunakan Karta Pobytu 15 Bulan (Bisa juga 3 tahun untuk yang mendapatkan ijin tinggal tetap), sementara Visa lamanya 90 hari (Visa Wisata) dan 365 Hari (Visa Tipe D – National Visa).
  3. Apakah bisa digunakan untuk Schengen Visa? Iya sama-sama bisa digunakan. Namun perlu di perhatikan  bagi visa harus menginput (multiple entry) saat me-apply visa.
  4. Siapa saja yang bisa membuat Karta Pobytu? Anda yang sedang studi di Polandia, Atau anda yang bekerja di Poandia, Ada beberapa kasus yang saya lihat dia masuk menggunakan visa wisata (90 hari) kemudian sebelum visa habis dia mendapatkan pekerjaan di Polandia. Dia kemudian mengurus Karta Pobytu nya. Itu bisa dilakukan.
  5. Saya pelajar dan saya pulang setiap tahun, haruskah mengurus karta pobytu? Tidak harus ! sebagai gantinya anda harus mengurus visa kembali ke kedutaan Polandia di Indonesia dengan masa waktu 365 hari.
  6. Kemana mencari info membuat Karta Pobytu? https://mazowieckie.pl/en/for-foreigners-1/residence  atau http://www.migrant.info.pl/karta-pobytu.html  atau https://www.polandunraveled.com/health-insurance-in-poland/karta pobytuSalah satu contoh Karta Pobytu. Kode di Pojok Kanan atas disebut PESEL. Biasanya kalau ke Bank, Rumah Sakit, atau pelayanan publik lain sering ditanya nomor pesel. Nomor ini semacam NIK di KTP.

Asuransi di Polandia

Di negara-negara Barat, perusahaan asuransi berkembang pesat karena pemerintah ingin jaminan kesahatan yang baik. Jadi untuk melakukan travelling saja, asuransi sangat perlu. Apalagi untuk daftar kuliah kita diwajibkan memiliki asuransi.

Saya baru tiba di Poland dan sudah mencoba beberapa asuransi. Salah satu dokumen yang harus saya sertakan saat kuliah adalah asuransi. Berikut beberapa asuransi yang saya coba

  1. PZU. Adalah asuransi swasta yang cukup populer digunakan oleh para mahasiswa karena tempatnya banyak dan harganya relatif murah. Mengurusnya pun mudah. Salah satu kantor PZU ada di seberang kampus Collegium, tepatnya dekat Novotel. Biaya premi untuk usia di atas 27 tahun sekitar 153 zlty/ 3 bulan (660 ribu rupiah). Sekitar 220 Zlty/6 bulan. Untuk usia dibawah itu sekitar 190 zlty/ 6 bulan (800 ribu rupiah). Memang usia 27 sudah dikenakan wajib pajak, kecuali dia adalah mahasiswa doktoral. Jadi di Polandia, meskipun master tapi di atas 27 tahun terhitung wajib pajak. Asuransi ini mengcover beberapa biaya, seperti kontrol berobat dan ultrasonografi (kemarin ada teman yang sudah coba, sebelumnya saya kira tidak bisa mengcover tapi bisa. Alhamdulillah). Kekurangan dari asuransi ini tidak mengcover melahirkan (kecuali emergency). Awalnya saya tidak jadi pakai asuransi ini karena tidak mengcover untuk kontrol dokter dan melahirkan. Tapi saya harus segera menyelesaikan administrasi kampus, jadi buatlah saya PZU untuk 3 bulan. Nah pengalaman saya awal januari kemarin, saya mau USG, saya coba kontak PZU dan mereka yang menghubungkan dengan rumah sakit rekanan PZU. ternyata pelayanannya cepat dibandingkan NFZ. Saya menunggu sekitar 2 bulan untuk antri USG. hehee….
  2. NFZ. NFZ adalah asuransi pemerintah di Polandia. Kalau di indonesia semacam BPJS. Asuransi ini sedikit lebih mahal. 55,3 zlty/Bln. Namun semuanya gratis selama dokter dan partnernya adalah parter NFZ. Mengurus asuransi ini penuh perjuangan. Saya sempat keki karena pegawainya tidak bisa bahasa inggris 😢. Untuk mengurus NFZ prosesnya sedikit panjang. Pertama, datang ke kantor NFZ dengan membawa Paspor asli, Student Card, Kontrak flat/ dorm. Lalu isi biodata. Jika anda belum fasih bahasa Poland minta teman anda menemani atau cari lokasi kantor NFZ dekat centralna. Mereka biasanya punya staf yang bisa bahasa polish. Setelah input dokumen? belum selesai! Anda harus ke kantor ZUS. ZUS adalah bagian kesehatan di Poland. Jd kita ke zus untuk sinkron data lagi. Awalnya saya ke zus dekat oldtown. Tapi tidak ada yg bisa bahasa inggris. Karyawan ZUS yang sudah bisa bahasa inggris di dekat Mlociny. Untuk apa ke zus? Mandapatkan semacam nomor premi asuransi, disebut ZZU. Nanti kita isi formulir (Dalam bahasa polish) lalu kita serahkan (Buatlah rangkap 2). Bawa juga bukti registrasi di NFZ. Setelah data kita di input, kita tinggal melakukan pembayaran ke NFZ. Terakhir kita mengirimkan bukti bayar bulan pertama dan nomor ZZU yang diberikan oleh ZUS ke alamat email (nanti ada alamat emailnya di form yang dikasi oleh NFZ). Bingung ya??? Hahaha… Saya juga bingung awalnya. Tapi pelan-pelan kelar juga urusan NFZ. Enaknya NFZ gratis, tapi ya gitu kalo kontrol harus daftar jauh-jauh hari biar dapet jadwal. Hehe
  3. LuxMed. Tadinya saya mau coba luxmed. Soalnya katanya bagus. Tapi yang punya luxmed itu biasanya dari perusahaan. Berhubung student, saya sempat tanya infonya. Apa saja yang di cover. Untuk kontrol di cover, tapi proses persalinan gak dicover. Biayanya mahal. 1496 zlty/6 bulan. Atau sekitar 970 ribu rupiah/bulan. Jadilah saya tidak jadi mendaftar asuransi ini….

So bijaklah memilih asuransi sesuai kebutuhan 😊

Biaya hidup di Polandia

Halo semua.

Tanpa panjang lebar karena mungkin kalian sedang cari info beasiswa ke Polandia dan penasaran sama biaya hidup disini. Saya share ya.

Tapi balik lagi, biaya hidup tergantung orangnya. Hehehe…

Nah biaya hidup yang saya kasi ini unt mahasiswa yang tidak tinggal di asrama kampus negeri ya.. Oke kita mulai

  1. Biaya tempat tinggal. Ini adalah biaya yang susah di press. Kalo kampus negeri biasa punya asrama sendiri dan biayanya murah 350-400 zlty/ bulan. Untuk kampus swasta yang tidak punya dorm, mereka bekerjasama dengan dormitory lain. Harga ada yg 550/bln (kl gak salah 4-6 org perkamar), 750/bln (3 orang), hingga 850/bulan (2 orang). Ada pula pilihan flat. Harganya beragam. Satu flat paling murah bisa 1650 zlty/bulan (belum termasuk bills/orang). Satu flat biasanya dengan bills bisa 2300-3000/flat. Jadi kalo mau sewa flat biayanya sekitar 750-900/orang. Lokasi dan fasilitas flat menentukan. Lokasi flat saya agak jauh dr kampus. Makanya lebih murah. Kampus saya Collegium Civitas itu di jantungnya Warsaw (Kalo jakarta macam Grand Indonesia), terus flat saya di Mlociny (Macam daerah kota tua Jakarta Utara- stasiun ujung). Butuh waktu 30 – 45 menit sampe kampus. Flat saya bisa buat 4 org, tapi kami ber3 menempatinya. Jatuhnya 700/bln. Beberapa teman foreigner ada yg sewa private room di dekat kampus sekitar 1000/bln bisa jg 1200/bln. Untuk apartemen, waduh rata2 4000 ke atas. Jadi saya gak bahas ye. Oya yang perlu di PERHATIKAN saat baru sampe Warsaw kita kalo bayar tempat tinggal pasti ada depositnya (biasa 1 bulan) ada juga biaya agen (biaya agen saya 50% harga flat/bulan) . Jadi saya bayar biaya tempat tinggal aja untuk pertama masuk 2,5 bulan. Nah biaya agen otomatis gak balik ya. Biaya deposit bisa balik kalo kontrak sudah selesai (misal kontraknya setahun tapi kalo mau pindah tengah2, depositnya gak balik). So akan sangat ekstra budget untuk tempat tinggal di awal ya. Info tempat tinggal di Warsawa bisa cek pepehousing.com, erasmusu, atau group facebook accomodation in warsaw.
  2. Transportasi. Biaya transportasi publik All in di warsaw kalo pake kartu untuk umum 100 zlty/bln. Bagi yang punya student card 55 zlty/bulan. Kalo beli 3 bulan jadi 140 zlty/3bln.
  3. Biaya asuransi. Setiap orang wajib punya asuransi. Harga asuransi rata2 55 zlty/bln. Kalo bayar 6 bulan sekali/1 tahun sekali bisa lebih murah. Ada beberapa tipe asuransi di Poland. Nanti saya share di tulisan yang beda ya.
  4. Biaya telekomunikasi. Biaya komunikasi di poland 20 zlty/ bulan. Paket kartu Play. Dapat 6 GB/bulan. Buat yang mau hemat ada 9 zlty/Bln dapat 2 GB.
  5. Biaya makan. Biaya ini paling bisa kita atur. Mau hemaaaat banget. Atau boros banget. Jadi awal2 nyampe Poland saya blm bisa masak sendiri. 2 minggu pertama boros pengeluaran makan. Sekali makan 19 zlty 😢 di subway. Hotdog vegan gitu. Kalo kebab 14 zlty. Ada jg yg dijalan 10 zlty (ayam). Kalo masak sendiri bisa sekitar 10-15 zlty/hari. Jadi estimasi masak sebulan full 300-450 zlty (ada yg hemat ada yg boros, klo saya krn suka nyemil bisa lebih).
  6. Biaya kebutuhan sehari-hari. Sabun, shampo, sabun cuci, dll saya kategorikan biaya kebutuhan sehari-hari ya. Saya agak kaget sih liat harga shampo pantene botol disini sampe 20 zlty. Yg di indo mungkin harganya sekitar 30ribu. Disini memang harga barang impor Jerman gitu mahal. Barang lokal justru murah. Sabun seukuran 1,5 liter merek Be beauty (produk lokal favorit saya) cuman 5 zlty. Handbody 3 zlty. Nah kebutuhan sehari2 unt produk lokal polandia sekitar 60-100 zlty/bulan (sabun mandi, shampo, sabun cuci, cuci piring, pasta gigi, sikat gigi, pelembab, handbody)
  7. Biaya entertainment dan weekend. Saya mengagendakan sebulan unt weekend sekedar makan atau jalan-jalan 100 zlty/bulan.
  8. Biaya lain-lain. Biaya ini saya bilang biaya khilaf jg. Hehe.. Bisa banyak bisa nggak. Banyak biaya lain-lain yg saya keluarkan pas awal-awal disini buat beli Coat musim dingin, sarung tangan, sepatu boat, syal, swater, selimut dan sarung bantal, sarung selimut. Bantal dll. Saya juga beli kaca mata yg harganya 700 zlty (lebih murah di indo) Ada jg beberapa biaya unt kebutuhan dapur ya. Kayak piring sendok wajan dll yg mungkin di flat atau asrama gak menyediakan itu. Biaya makeup atau skincare, soalnya handbody atau pelembab muka di Indo gak mempan. Kulit mudah kering masuk musim dingin. Jadi yaa itu lumayan banyak menguras kantong. Bijaknya pilih2 gimana ya.

Kesimpulan

Kisaran biaya hidup di polandia (hitungan saya ya, jd cuman buat guiding, bisa lebih bisa kurang. Hitungan ini gak hemaat2 banget, yapi gak boros jg)

  • Biaya tempat tinggal 750 zlty (tidak termasuk Deposit+jasa agen saat pertama datang)
  • Biaya transport 55 zlty
  • Biaya asuransi 55 zlty
  • Biaya komunikasi 20 zlty
  • Biaya makan 300-450 zlty (paling hemat)
  • Biaya kebutuhan sehari-hari 60-100 zlty
  • Biaya lain2 kebutuhan baru tiba di warsaw 1400 zlty (saya beli kaca mata minus, selimut, coat, sepatu boat dll)

Total biaya tinggal di warsaw perbulan (tanpa biaya deposit dan agen dan biaya supporting life di awal)

  1. Heeeemat 1200 zlty/bulan (1 zlty = Rp 4000) sekitar 4.8 juta rupiah ( tapibada beberapa teman yang super hemat bisa habis cuman 4,5 juta rupiah)
  2. Tengah-tengah 1500 zlty/bln (sekittar 6 juta rupiah)
  3. Aman 2000 zlty/bln (8 juta rupiah)

Biaya itu biaya kasaran ya. Jadi nanti tergantung flat yang menguras kantong banyak dan ndak bisa di atur. Saya pribadi karena ada kebutuhan sedang hamil jd agak susah bener-bener hemat. Hehe…

Kalo ada yg mau di tanya silahkan kontak lewat IG @ganisfa atau email meganisfa@gmail.com

#Tanya syarat beasiswa NTB

Hai, berhubung pembukaan #beasiswantb #batch2 sebentar lagi (kemungkinan Desember), banyak yang bertanya pada saya apa saja persyaratannya, bagaimana beasiswanya dan lain-lain.

Saya akan share berdasarkan pengalaman saya ketika mengikuti batch pertama. Untuk batch 2, saran saya tetap lihat info resmi di FB Beasiswa NTB karena bisa jadi ada peraturan yang berubah 😊

  1. Apakah beasiswa cuman untuk Putra Putri NTB? Iya beasiswa ini diberikan kepada mereka yang memiliki KTP NTB. Kalo misal saya anak NTB tapi sekarang ganti KTP Jakarta atau Surabaya? Hehe… Nah baiknya balik lagi ke KTP NTB hehe…
  2. Apa dokumen yang perlu dipersiapkan? CV, IELTS/TOEFL, FC Ijazah dan transkrip nilai (Dan terjemahannya), FC Paspor, Akta kelahiran.
  3. Kampus tujuannya mana saja? Di Polandia kampus tujuannya Collegium Civitas dan Vistula University. Namun kabarnya Ada beberapa kampus tambahan yang akan mengadakan kerjasama.
  4. Kenapa saya tidak menemukan info beasiswanya di kampus yang saya tuju? Karena info beasiswa sepenuhnya dari tim beasiswa NTB. Cek FB Beasiswa NTB ya
  5. Apa saja yang dicover oleh beasiswa? SPP Kuliah, Biaya hidup, Pesawat ke Polandia, Pengurusan Visa, Asuransi.
  6. Apa saja pilihan jurusannya? Cek kampus tujuan ya untuk detail. Ada program Komputer, Managemen, Tourism, HI.
  7. Bahasa apa yang digunakan selama kuliah? Apa ada martikulasinya? Bahasa Inggris. Dikampus kita juga akan mendapatkan makul bahasa polandia dan bahasa asing lain.
  8. Bagaimana biaya hidup di Polandia? Tergantung gaya hidup. Untuk biaya makan muraah bila masak sendiri. Apalagi buah sayur daging. Harga relatif sama di Indo. Yang mahal mungkin biaya tempat tinggal. Dorm kampus negeri rata2 350 PLN/Bln. Dorm swasta mulai dari 550-850 PLN (ada 1 kamar 4 orang, 3 orang, 2 orang) Flat sekitar 2200/Flat unt 4 org. Apartemen 4000-4500/ apartemen/bulan. Biaya transportasi 100 PLN/bln (mahasiswa potongan 50%). Biaya asuransi 30-55 PLN/BLN (ada beberapa asuransi sperti PZU dan NFS) detail biaya hidup di polandia cek disini https://meganisfa.wordpress.com/2018/12/01/biaya-hidup-di-polandia/
  9. Bagaimana kehidupan muslim di Polandia? Muslim belum sebanyak jerman/belanda. Tapi di Poland banyak imigran turki, pakistan, mesir, Kazakstan dll. Masjid di warsaw ada 2 dan beberapa tempat sudah banyak menyediakan makanan halal.

Ada yang mau menambahkan? 😊

Champion Syndrome !!!

Saya menyebutnya “champion syndrome”. Sindrome dimana anda terbiasa menjadi pemenang. Namun tak siap dengan satu kekalahan.

—— 000 ——-

Terbiasa dengan kemenangan? Itu tak terlalu baik.

Alhamdulillah Allah selalu menganugerahkan nikmat yang luar biasa pada saya. Sejak duduk di sekolah dasar saya selalu menjadi siswi di sekolah favorit di Kota kelahiran. Menjadi 10 besar, bahkan tak jarang menempati posisi 1-3. Keliling Indonesia dengan menjuarai berbagai lomba tingkat nasional. Bahkan saya bisa travelling ke luar negeri dengan biaya sendiri bahkan sponsor. Tak hanya itu, di organisasipun saya biasa menonjol. Menempati posisi strategis dalam struktur kepengurusan.

Saya menikmati kemenangan dan kemenangan. Tanpa kemudian siap dengan satu dua kekalahan.

Sampai suatu hari……

Ada titik kekalahan yang menjadi pembelakaran besar buat saya

Ada perasaan tidak dianggap

Tidak dihormati

Tidak dihargai

Direndahkan

Tidak sukses

Tidak keren!!!!

—00000—

Percayalah setiap orang bisa mengalamainya… dan BISA melewati CHAMPION SYNDROME

CARANYA???

1. Jangan berorientasi pada hasil. Anda hanya akan menimbulkam ekspektasi-ekspektasi yang terlampau jauh. Jalani. Nikmati prosesnya. Lalu jika saya tidak berekspektasi? Bagaimana saya memicu semangat untuk berbuat yang terbaik?NIKMATI prosesnya !!! Jalani !!! Jangan mengeluh!

2. Be BEST YOUR SELF. Ketika anda sudah totalitas mengeluarkan apa yang anda bisa. Anda tidak akan kecewa pada diri anda. Apapun hasilnya. Setidaknya yang terbaik yang sudah saya lakukan.

3. Berdoalah. Minta diberi keikhlasan menjalaninya. Setiap hal yang anda jalani. Mohon doa yang terbaik dari-NYA. 😇😇😇

4. Face your fear. Semakin anda takut terhadap suatu hal. Anda justru menarik energi negatif untuk membuatnya jadi kenyataan. Maka hadapi ketakutan anda. Hadapi kegagalan. Kekecewaan. Toh semua akan berlalu dan menjadi cerita yang anda tertawakan kemudian.

5. Semakin sering anda diuji. Makan semakin kuat anda. Belajar ikhlas dan keluar dari champion syndrome adalah proses belajar yang panjang. Setidaknya anda akan bisa lebih kuat dari waktu ke waktu !!!